Pemberdayaan Masyarakat Desa Keputih, Kabupaten Jombang melalui Peningkatan Kapasitas Sosial, Ekonomi, dan Literasi Digital
DOI:
https://doi.org/10.63200/jependimas.v3i1.69Keywords:
pemberdayaan masyarakat; kapasitas sosial; kapasitas ekonomi; literasi digital; desaAbstract
Pemberdayaan masyarakat desa merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Desa Keputih, Kabupaten Jombang, memiliki potensi sosial dan ekonomi yang cukup besar, namun masih menghadapi keterbatasan dalam kapasitas sosial, pengelolaan ekonomi lokal, dan literasi digital masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Keputih melalui peningkatan kapasitas sosial, ekonomi, dan literasi digital secara terintegrasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif sederhana melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi dan kerja sama masyarakat, peningkatan pemahaman pelaku UMKM dalam pengelolaan usaha dan pengembangan potensi lokal, serta peningkatan literasi digital masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi. Integrasi ketiga aspek tersebut terbukti efektif dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat desa yang adaptif terhadap perkembangan sosial dan teknologi serta berkelanjutan.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik desa dan kelurahan Indonesia. Badan Pusat Statistik.
Chambers, R. (1995). Poverty and livelihoods: Whose reality counts? Intermediate Technology Publications.
Gilster, P. (1997). Digital literacy. John Wiley & Sons.
Ife, J., & Tesoriero, F. (2008). Community development: Community-based alternatives in an age of globalization (3rd ed.). Pearson Education.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2019). OECD skills outlook 2019: Thriving in a digital world. OECD Publishing.
Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster.
Rahmawati, D., Suryani, E., & Lestari, P. (2021). Pemberdayaan UMKM berbasis potensi lokal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 123–131.
Suryanto, A., & Nugroho, B. (2020). Partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa berkelanjutan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 45–54.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2020). Economic development (13th ed.). Pearson Education.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Putri, P. C. Y., & Sadiqin, A. (2022). Analisis karakter pelanggan jasa katering untuk keperluan hajatan di Sidoarjo. Journal of Economics, Business, Management, Accounting and Social Sciences, 1(1), 1–6.
Sadiqin, A. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas laporan keuangan UMKM: Pendekatan kualitatif melalui kajian pustaka. SIBATIK Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan, 4(10), 3117–3126. Lafadz Jaya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hendra Dwi Prasetyo; Moh Wahib, Burhan Stafrezar, Ari Susanto, Muslikun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The use of the article will be governed by the Creative Commons Attribution license as currently displayed on Creative Commons Attribution 4.0 International License. (CC BY 4.0). This license permits anyone to copy and redistribute this material in any form or format, compose, modify, and make derivatives of this material for any purpose, including commercial purposes, as long as they credit the author for the original work.





